Home Provinsi IPPEMSI Makassar Semprot Pemprov Sulsel: Jangan Seenak Jidat Alihkan Anggaran

IPPEMSI Makassar Semprot Pemprov Sulsel: Jangan Seenak Jidat Alihkan Anggaran

REPLIKNEWS, MAKASSAR - Merasa kerap kali rakyat dipermainkan, Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Simbuang-Mappak (IPPEMSI) Makassar seruduk Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Provinsi Sulawesi Selatan, Senin (22/1/2024).

Dalam pertemuan tersebut IPPEMSI meminta penjelasan dari Dinas PUPR Bidang Bina Marga dan Bina Kontruksi terkait dengan pengerjaan jalan ruas Masuppu yang mandek akibat pemindahan anggaran secara tiba-tiba.

Diketahui sebelumnya pembangunan ruas jalan Masuppu sepanjang 4 KM tersebut telah dianggarkan sebesar Rp 17 Miliar.

Koordinator Sumber Daya Alam IPPEMSI Makassar, Arkal mengatakan bahwa masalah tersebut telah menjadi desas-desus di tengah masyarakat Simbuang-Mappak beberapa hari ini, karena masyarakat dikagetkan dengar kontraktor yang tidak lagi melanjutkan pengerjaan jalan tersebut. 

"Setiap hari kami menerima telepon dan laporan dari masyarakat, mereka menanyakan mengapa proyek tersebut tidak dilanjutkan, padahal bulan Agustus 2023 kemarin sudah mulai dikerjakan," ujar Arkal kepada REPLIKNEWS.

Lebih lanjut Arkal mengatakan, beberapa waktu lalu pihaknya telah ingatkan untuk siapapun yang terlibat dalam proyek pengerjaan jalan yang berada pada wilayah Simbuang-Mappak agar mengerjakan proyek sebaik-baiknya.

"Kami sudah ingatkan, jangan bermain-main, karena kami tak akan segan-segan menindaklanjuti jika mendapati oknum yang memanfaatkan proyek itu," ungkapnya.

Lebih lanjut kata Arkal, kepala Bidang Bina Marga Iriawan telah mendengar keluhan mereka. Namun pihak Bina Marga mengatakan bahwa pihaknya telah berbuat semaksimal mungkin, namun dalam proses pengerjaannya anggaran itu dipindahkan.

"Menurut Kepala Bidang Bina Marga, kapasitas mereka hanya sebagai pelaksana, sekaitan dengan anggaran, itu wewenangan badan keuangan dan sekretaris daerah," kata Arkal.

"Katanya, mereka dengar bocoran sedikit kalau anggaran itu dialihkan untuk anggaran Pilkada, karena semua proyek yang telah berkontrak itu dipindahkan, bukan hanya di ruas Masuppu saja. Pak Iriawan menyarankan untuk menemui langsung bapak Sekretaris daerah ataupun langsung PJ Gubernur, mereka siap untuk jadi fasilitator," lanjut Arkal.

Sementara itu Daniel Grand Saputra, Ketua Umum IPPEMSI Makassar mengatakan tak puas dengan penjelasan tersebut, ia menduga ada kenjanggalan dari pemindahan anggaran itu. 

"Tidak mungkin anggaran itu dipindahkan seenak jidat saja, apalagi anggaran ini cukup besar, dan telah berkontrak, pastinya ada sesuatu yang mengakibatkan anggaran itu ditarik," ujar Daniel.

Tentu masalah itu kata Daniel, akan menjadi atensi utama Dewan Pengurus IPPEMSI Makassar. Mereka akan terus bergerak dan menyelidiki pengalihan angggaran tersebut.

"Kami tidak akan mendiamkan anggaran itu hilang begitu saja. Untuk itu, saya dan teman-teman akan menjadwalkan lagi mendatangi Bapak PJ Gubernur sebagai pengambil keputusan tertinggi di Sulawesi Selatan untuk memastikan apakah anggaran itu dialihkan untuk Pilkada atau yang lainnya," pungkas Daniel.


Penulis    : Martinus Rettang
Editor      : Redaksi