Home Provinsi IPPEMSI Kecam, Pemprov Sulsel Alihkan 17 Miliar Anggaran Pembangunan Diduga untuk Kepentingan Pilkada

IPPEMSI Kecam, Pemprov Sulsel Alihkan 17 Miliar Anggaran Pembangunan Diduga untuk Kepentingan Pilkada

REPLIKNEWS, MAKASSAR - Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Simbuang-Mappak (IPPEMSI) Makassar merasa kecewa atas ulah kontraktor yang tidak lagi melanjutkan pekerjaan pembangunan ruas jalan Masuppu di Kecamatan Simbuang-Mappak.

Diketahui sebelumnya Pemprov Sulsel telah menurunkan anggaran sebesar Rp 17 miliar untuk untuk pembangunan ruas jalan Masuppu sepanjang 4 KM namun sampai saat ini proyek tersebut tak kunjung rampung.

Tak terima dengan hal tersebut, IPPEMSI Makassar lalu mendatangi Kantor Dinas PUPR Bidang Bina Marga dan Bina Konstruksi untuk meminta penjelasan terkait keterlambatan pekerjaan tersebut.

Usai bertemu dengan pihak Bidang Bina Maraga Provinsi Sulsel, IPPEMSI mendapat jawaban bahwa anggaran untuk proyek jalan ke Simbuang diduga dialihkan untuk kepentingan Pilkada.

"Menurut kepala Bidang Bina Marga pak Iriawan, mereka dengar bocoran sedikit kalau anggaran itu dialihkan untuk anggaran Pilkada, karena semua proyek yang telah berkontrak itu dipindahkan, bukan hanya di ruas Masuppu saja. Mereka menyarankan untuk menemui langsung bapak Sekretaris Daerah ataupun langsung PJ Gubernur dan mereka siap untuk jadi fasilitator," ujar Arkal kepada REPLIKNEWS, Senin (22/1/2024).

Mendengar penjelasan itu, ketua IPPEMSI Makassar, Daniel Grand Saputra merasa kecam atas tindakan Pemprov Sulsel yang diduga seenaknya mengalihkan anggaran pembangunan ruas jalan Masuppu.

"Tidak mungkin anggaran itu dipindahkan seenak jidat saja, apalagi anggaran ini cukup besar, dan telah berkontrak, pastinya ada sesuatu yang mengakibatkan anggaran itu ditarik," ujar Daniel.

Daniel menegaskan bahwa IPPEMSI Makassar tidak akan tinggal diam, pihaknya akan akan terus bergerak menyelidiki pengalihan anggaran tersebut.

"Dewan Pengurus IPPEMSI Makassar tidak akan mendiamkan anggaran itu hilang begitu saja. Untuk itu, saya dan teman-teman akan menjadwalkan lagi mendatangi Bapak PJ Gubernur sebagai pengambil keputusan tertinggi di Sulawesi Selatan untuk memastikan apakah anggaran itu dialihkan untuk Pilkada atau yang lainnya," pungkas Daniel.


Penulis    : Martinus Rettang
Editor      : Redaksi