Home Hukum dan Kriminal Dugaan Penyalagunaan BBM Subsidi di SPBU Karangan Gandasil, Polisi Tunggu Hasil Ahli BPH Migas

Dugaan Penyalagunaan BBM Subsidi di SPBU Karangan Gandasil, Polisi Tunggu Hasil Ahli BPH Migas

‎REPLIKNEWS, TANA TORAJA - Dugaan penyalahgunaan BBM Subsidi di SPBU Karangan, Lembang Buntu Limbong, Kecamatan Gandangbatu Sillanan pada Senin, 19 Oktober 2026 lalu memasuki babak baru. Pihak kepolisian resmi bersurat ke BPH Migas. 
‎
‎Hal ini disampaikan Kasat Reskrim Polres Tana Toraja, Iptu Syahruddin saat dikonfirmasi REPLIKNEWS, Jumat (23/10/2026). 
‎
‎"Hasil keterangan awalnya sudah ada, untuk tindaklanjutnya itu kami sementara menunggu hasil keterangan ahli BPH Migas," terang Syahruddin. 
‎
‎Hasil Pemeriksaan Awal

‎Syahruddin mengungkapkan, dari hasil pemeriksaan awal, BBM tersebut disiapkan para terduga pelaku sebagai cadangan perjalanan jauh mengangkut barang ke Kendari dan Manado. 
‎
‎"Memang mobil yang ditemukan itu ada barang, ada sayuran, bawang, tomat itu katanya dibawa ke Manado, itulah mereka persiapan BBM untuk cadangan di perjalanan," ungkapnya. 
‎
‎Ia menjelaskan, saat diamankan para terduga belum mengisi BBM, masih dalam posisi mengantri, sebab saat itu aktivitas di SPBU Karangan sudah tutup. 
‎
‎"Yang terisi itu 14 jerigen dari lima mobil itu, kalau tangki mobilnya itu belum terisi, yang terisi itu dalam jerigennya karena mereka masih antri, SPBU sudah tutup mungkin stoknya habis," jelasnya. 
‎
‎Syahruddin menyampaikan, untuk proses lebih lanjut pihaknya menunggu hasil dari ahli BPH Migas. Selain itu kata dia, pihaknya juga akan meminta keterangan pihak SPBU Karangan. 
‎
‎"Kemarin kita sudah menyurat, tinggal kita menunggu keterangan ahli dari BPH Migas," terangnya. 
‎
‎Untuk para terduga pelaku saat ini kata dia, masih status wajib lapor dan belum ditetapkan sebagai tersangka sampai hasil keterangan ahli BPH Migas keluar. 
‎
‎"Hasilnya nanti pasti kami akan sampaikan, pada intinya dalam perkara ini kita tetap sesuai SOP yang ada, kita lakukan dengan profesional dan transparan terkait prosesnya," imbunya.
‎
‎Penulis           : Dirga Y. Tandi
‎Editor             : Redaksi