Home Daerah Wakil Bupati Zadrak Lantik Pejabat Administrator dan Fungsional, Ini Pesan Penting yang Disampaikan

Wakil Bupati Zadrak Lantik Pejabat Administrator dan Fungsional, Ini Pesan Penting yang Disampaikan

dr Zadrak Tombeg melantik pejabat Administrator dan Fungsional lingkup Tana Toraja di ruang pola Kantor Bupati, Sabtu (4/3/2023).

REPLIKNEWS, TANA TORAJA - Wakil Bupati, dr Zadrak Tombeg melantik pejabat Administrator dan Fungsional lingkup Tana Toraja di ruang pola Kantor Bupati, Sabtu (4/3/2023). 

Zadrak Tombeg dalam sambutannya menyampaikan selamat kepada segenap pejabat administrator dan fungsional yang telah dilantik. 

"Bekerja dengan serius, bertanggungjawab dan tentunya profesional", kata Zadrak dalam sambutannya. 

Wakil Bupati mengutarakan, lewat momentum pelantikan ini dapat dijadikan sebagai tempat mengabdikan diri bagi nusa dan bangsa terkhusus di Kabupaten Tana Toraja.

"Jabatan akan berakhir, kalau ada mulainya pasti ada akhirnya, seperti yang selalu saya sampaikan pergunakanlah jabatan ini, dalam posisi apapun yang saudara miliki untuk bekerja yang terbaik untuk Tana Toraja yang kita cintai bersama", ujarnya. 

Orang nomor dua di Bumi Lakipadada ini mengajak semua pejabat meningkatkan kualitas kerja, berinovasi sehingga tidak meninggalkan kesan yang tidak baik melainkan kesan yang terbaik suatu kelak. 

"Ciptakan sejarah. Berinovasi dan berkreasilah di sana (jabatan yang dimiliki), jangan biasa-biasa saja", terangnya. 

Zadrak juga menyampaikan tiga  pesan penting kepada pejabat yang baru dilantik dalam melaksanakan tugas. 

"Yang pertama, rendah hati dalam menjalankan amanah. "Melihat keatas sebagai motivasi bukan untuk rendah diri, dan melihat kebawa untuk lebih bersyukur bukan untuk tinggi hati. 

Yang kedua, loyalitas dalam menjalankan amanah. Sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) harus tetap loyal dan tegak lurus dalam mendukung kebijakan stategis kepala daerah dalam mewujudkan visi dan misi Kabupaten Tana Toraja. 

Yang ketiga, bersedia menerima dengan lapang dada dari berbagai aneka kritik yang membangun maupun kritik yang memojokkan. Diam jauh lebih baik, lebih elegan daripada sibuk menghakimi dan mengumbar kesalahan orang lain kemudian lupa bercermin", terang Zadrak. 

Penulis     : Iga
Editor       : Redaksi