REPLIKNEWS, TANA TORAJA - PT. INHUTANI I Tana Toraja merupakan salah satu perusahaan penyadap getah pinus terbesar yang ada di Kabupaten Tana Toraja. Perusahaan yang beralamat di Ge'tengan, Kecamatan Megkendek itu sudah beroperasi lebih dari 10 tahun sebagai penyadap getah pinus.
Dikatakan Rustam selaku pimpinan PT. INHUTANI bahwa sekarang ini perusahaannya tengah mengelola sadap getah di dua kecamatan sebagai sumber getah terbanyak.
"Untuk saat ini perusahaan kami sedang beroperasi di dua kecamatan, yakni kecamatan Mengkendek dan kecamatan Sangalla Selatan, tapi yang paling banyak itu di Kecamatan Mengkendek, tepatnya di Lembang Simbuang", terang Rustam kepada REPLIKNEWS saat ditemui diruangan kerjanya, Kamis (16/3/2023).
Beropresasi selama puluhan tahun, Rustam mengaku bahwa perusahaannya sudah menggelontorkan sejumlah bantuan dalam bentuk Corporate Social Responsibility (CSR) yang tersebar di seluruh wilayah tempatnya beroperasi.
"Kalau CRS kami memang sudah salurkan, karena itu sudah program kami. Contohnya tahun lalu itu kami salurkan CSR ke Lembang Simbuang, dan bukan hanya itu saja tapi karena saya baru disini jadi saya belum bisa menjelaskan satu persatu, yang intinya kami sudah banyak menyalurkan CSR", kata Rustam.
"Kami selalu terbuka tangan sesuai dengan kemampuan yang ada pada kami, silahkan menyurat apa yang urgent kami bantu untuk kepentingan umum melalui CSR kami", lanjutnya.
Ditambahkan Rustam bahwa pihaknya masih sering menjadi bulan-bulanan dari masyarakat tempat perusahaanya beroperasi akibat lambatnya penyaluran dana bagi hasil yang telah disetor ke Pemda.
"Biasanya kami didesak dari lembang, malahan ada yang sudah agak keras bicaranya, padahalkan dana bagi hasil suda kami setor, sudah kami transfer yang artinya kami sudah lepas tangan, tapi kadang Pemdanya yang lambat salurkan makanya kami yang kena batunya", pungkas Rustam.
Tak hanya CSR saja, PT. INHUTANI juga sudah melakukan reboisasi berupa penanaman bibit pinus di area produksinya, meski belum rampung semua, namun Rustam menjelaskan bahwa reboisasi seperti itu juga merupakan salah satu program utama dari perusahaan.
"Untuk saat ini, kami juga sudah melakukan penanaman bibit pinus, dan itu sudah program perusahaan", tandasnya.
Penulis : Martinus Rettang
Editor : Iga






