Home Daerah Jenazah Korban Kerusuhan di Dogiyai Tiba Tana Toraja, Wabup Erianto Melayat Sampaikan Duka Mendalam

Jenazah Korban Kerusuhan di Dogiyai Tiba Tana Toraja, Wabup Erianto Melayat Sampaikan Duka Mendalam

REPLIKNEWS, TANA TORAJA - Wakil Bupati Tana Toraja melayat ke rumah duka Almarhum Dandan (45) di Batusura', Kecamatan Rembon, Kabupaten Tana Toraja. 

Dandan merupakan korban kerusuhan yang terjadi di Distrik Kamu, Dogiyai, Papua Tengah, pada Senin 24 Maret 2025.

Jenazah almrhum Dandan tiba di rumah duka, Rabu, (26/03/2025) dini hari disambut isak tangis keluarga dan kerabat. 

Wabup Erianto saat melayat menyampaikan duka mendalam atas peristiwa yang menimpah almarhum.

"Atas nama Pemerintah, Keluarga serta seluruh masyarakat Tana Toraja menyampaikan dukacita yang memdalam atas meninggalnya almarhum. Kiranya segenap keluarga diberikan kekuatan serta ketabahan", ucap Erianto. 

Dalam kesempatan tersebut, Erianto juga memberikan penguatan kepada anak, istri, orang tua serta keluarga almarhum. 

Kerusuhan di Distrik Kamu, Dogiyai, Papua Tengah. 

Dilansir dari akun facebook resmi Humas Dogiyai, kerusuhan terjadi di Distrik Kamu, Dogiyai, Papua Tengah, Senin (24/3/2025) pukul 10.50 WIT. Aksi ini melibatkan massa yang menyerang anggota Polres Dogiyai saat patroli berlangsung.

Tiga anggota kepolisian menjadi saksi kejadian ini, yakni Brigpol Mesak A. Bisay, Bripda Rangga Sandewa, dan Bripda Fai Lingga Demulasa. Mereka menyaksikan serangan mendadak terhadap rekan mereka.

Insiden bermula ketika tim patroli yang dipimpin IPTU Wido Purwanto berkeliling dalam kota. Tiba-tiba, seorang pelaku menarik bahu Bripda Rangga Sandewa dan mencoba menikamnya.

Bripda Rangga berhasil menangkis serangan itu, tetapi terjatuh. Melihat kejadian ini, massa yang berada di lokasi langsung terpancing dan menyerang petugas kepolisian.

Salah satu pelaku menyerang Brigpol Mesak A. Bisay menggunakan parang. Namun, serangan tidak melukai karena parang hanya mengenai helm taktis yang dikenakannya.

Kapolres Dogiyai, Kompol Sarraju, S.H., tiba di lokasi pada pukul 11.00 WIT untuk menenangkan situasi. Sayangnya, upaya mediasi ditolak oleh massa hingga terjadi bentrokan.

Akibat insiden ini, Bripda Gabriel Hukubun mengalami luka sobek di leher. Sementara itu, seorang warga bernama Dandan pekerja bangunan asal Toraja meninggal dunia.

Polisi masih menyelidiki pelaku utama dalam serangan ini. Situasi di Dogiyai terus dipantau guna mencegah bentrokan susulan yang dapat memperburuk keadaan.

Penulis       : Dirga Y. Tandi
Editor         : Redaksi