REPLIKNEWS, TANA TORAJA - Jelang bulan suci Ramadhan, Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Disperindagkop dan UKM) Tana Toraja sasar sejumlah pasar.
Hal ini dilakukan dalam pengawasan stabilitas harga dan ketersedian bahan pokok jelang bulan Ramadhan.
Sejumlah pasar disasar Disperindagkop dan UKM di Tana Toraja yakni pasar Makale, pasar Rembon, pasar Rantetayo, pasar Buntu, pasar Ge'tengan, pasar Bittuang, pasar Sangalla hinggaPasar Rantetayo.
"Harga bahan pokok stabil. Dari hasil peninjauan di lapangan tidak ada kenaikan signifikan dan kelangkaan. Diluar dari sembako, BBM sampai menjelang idulfitri itu aman semua", kata kepala Dinas Perindagkop dan UKM, Edward Sakka Allorerung kepada REPLIKNEWS, saat ditemui diruang kerjanya, Senin (20/3/2023) siang.
Edward menyebut, mesti harga bahan pokok masih stabil, namun, ada sejumlah bahan pokok yang mengalami kenaikan tetapi tidak terlalu signifikan.
"Ada yang naik tapi tidak signifikan yaitu cabai, bawang putih, dan bawang merah. Kenaikannya bervariasi dari harga sebelumnya naik Rp. 2.000,00 (dua ribu rupiah) ada yang Rp. 1.000,00 (seribu rupiah)", ujarnya.
Ia juga mengutarakan, dalam pengawasan di pasar-pasar, pihaknya melakukan pemeriksaan kepada timbangan-timbangan yang digunakan penjual.
"Timbangang kita sudah normalkan semua, kelebihannya disitu ada satu (1) ons. Ada memang yang kita dapatkan tapi sudah di normalkan kembali", cetusnya.
Kedepan kata Edward, dalam menjaga satabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok selama bulan ramadhan hingga idulfitri, pihaknya akan terus melakukan pengawasan.
"Selama bulan ramadhan ini, kami akan terus pantau", pungkasnya.
Penulis : Iga
Editor : Redaksi






