REPLIKNEWS, PANGKEP - Aksi unjuk rasa dalam rangka HUT Kab. Pangkep ke 63 diwarnai dengan Aksi tutup jalan dan pembentangan Spanduk Sebagai simbol kekecewaan atas kenaikan tingkat kemiskinan di kabupaten Pangkep, sebagai daerah termiskin nomor 1 di Sulawesi Selatan. Aksi tersebut di laksanakan oleh Ikatan Pemuda Pelajar mahasiswa ( IPPM ) Pangkep di jalan poros Makassar - Pare pare dan jembatan baru, kabupaten Pangkep, Rabu (8/februari/2023).
Dalam Aksi Unjuk Rasa tersebut Massa dari IPPM Pangkep silih berganti Untuk menyuarakan aspirasinya dan massa aksi lainnya juga membawa spanduk sebagai simbol perlawanan.
Bukan hanya itu, Massa Aksi IPPM Pangkep yang terdiri Pengurus Pusat dan Kordinator Sejajaran juga membawa Isu sentral yaitu Evaluasi Kinerja Pemerintah Kab. Pangkep.
Jendral lapangan, Wihandi Wiguna dalam orasinya mengatakan aksi kali ini merupakan salah satu bentuk kekecewaan atas kinerja kepemerintahan dengan Jargon Pangkep Hebat.
"Hari ini kabupaten Pangkep tengah merayakan hari jadinya yang ke 63 seharusnya menjadi momentum yang bahagia namun sayangnya di momentum ini juga kabupaten Pangkep malah mendapat predikat sebagai daerah termiskin pertama di Sulawesi Selatan” Ungkapnya, Teriak Jendlap.
Sementara itu Ketua umum IPPM Pangkep. Syahrul mengatakan Aksi ini hanyalah Prakondisi atas permasalahan yang terjadi dan salah satu bentuk kecintaan kami terhadap daerah.
"Atas dasar cinta dan kasih dengan momentum HUT Kab. Pangkep, maka kami IPPM Pangkep Merayakan dengan hal yang berbeda, dan aksi kali ini hanya Prakondisi" Jelasnya.
Lanjut Ketum IPPM Pangkep, menegaskan Pemerintah Kabupaten Pangkep wajib lebih terbuka atas data kemiskinan bukan malah bersembunyi apalagi berdalih saling menyalahkan data, predikat dengan daerah termiskin di Sulawesi Selatan Sungguh memalukan dan ini PR kita bersama.
"Kami menantang Pemerintah untuk terbuka dalam mengkaji dan membahas soal Kemiskinan" Tegasnya.
Penulis : Wihandi
Editor : Wahyu






