Home Daerah Bupati dan Wabup Tana Toraja Sambut Kunjungan Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Windiyatmo

Bupati dan Wabup Tana Toraja Sambut Kunjungan Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Windiyatmo

BERITA ADVERTORIAL

REPLIKNEWS, TANA TORAJA - Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Windiyatmo dan Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Ny Infita Windiyatno serta pejabat utama Kodam berkunjung ke Tana Toraja, Sabtu (22/03/2025) malam.

Kenjungan Windiyatmo beserta rombongan disambut Bupati Tana Toraja, dr Zadrak Tombeg didampingi wakilnya Erianto Laso' Paundanan, Ketua TP PKK Erni Yetti Riman, Sekda Rudhy Andilolo, Forkopimda, Anggota DPRD dan OPD, tokoh Agama serta hadirin lainnya.Penyambutan Pangdam ditandai dengan pemasangan Passapu oleh Zadrak Tombeg sebagai bentuk penghargaan. Selain itu, ia juga disambut tari-tarian khas Toraja. 

Zadrak Tombeg dalam sambutannya menyampaikan selamat datang dan apresiasi atas kunjungan Pangdam beserta rombongan ke Bumi Lakipadada. "Kami merasa bangga malam ini karena kedatangan tamu yang luar biasa yaitu Bapak Pangdam beserta rombongan. Selamat datang dan selamat menikmati alam Toraja," kata Zadrak.  

Zadrak juga menyampaikan, Toraja dikenal sebagai Miniatur Indonesia, dimana antar umat beragama hidup rukun sebagai wujud dari Toleransi. Pangdam Hasanuddin, Windiyatmo menyampaikan terimah kasih atas sambutan hangat Pemerintah Tana Toraja. 

"Kedatangan saya ke Tana Toraja hari ini merupakan kunjungan silaturahmi ke daerah sekaligus untuk melihat langsung potensi dan perkembangan daerah Toraja, saya sangat mengapresiasi  kebersamaan dan toleransi yang terbangun dengan baik di Tana Toraja," ujar Pangdam XIV/Hasanuddin.

Program Nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) 

Bupati Zadrak dalam kesempatan tersebut menyampaikan Pemerintah Tana Toraja telah melaksanakan program Presiden RI Prabowo Subianto yaitu Makan Bergizi Gratis (MBG). 

"Ini merupakan wujut komitmen Pemerintah Kabupaten Tana Toraja untuk mendukung program Nasional (MBG), bagaimana meningkatkan Sumberdaya Daya Manusia kita lebih handal di kemudian hari," terang Zadrak.

Sementara Pangdam mengatakan Indonesia termasuk negara yang terlambat melaksanakan program ini. 

"Kita urutan yang ke 78 dari seluruh Negara yang menerapkan tentang makanan bergizi," terangnya. 

Windiyatmo mengatakan di Korea Selatan, program makan bergizi sudah berjalan sejak tahun 80-an. Untuk mendekati sempurnanya program ini kata dia, membutuhkan proses yang panjang. 

"Saat saya berada disana (Korea Selatan) tahun 1991 program ini sudah mendekati sempurna, tidak setahun ini langsung sempurna, semuanya melalui proses. Mudah-mudahan proses ini berjalan lancar apabilah masyarakat mendukung apa yang menjadi program pemerintah," terangnya. 

Ia mengungkap, lewat program ini diharapkan terjadi perputaran ekonomi disetiap desa di Indonesia. 

"Presiden mengharapkan disetiap desa di wilayah republik ini, itu berputar uang rata-rata 6 sampai 8 milyar sehingga desa itu bisa sejahtera. Itu harapan, mudah-mudahan bisa terwujud," harap Pangdam. 

Penulis         : Dirga Y. Tandi
Editor           : Redaksi