Home Daerah Bukti Realisasi Reses, Ririn Prakarsa Mulai Distribusikan 20 Tangki Air Bersih untuk Warga Pangkep

Bukti Realisasi Reses, Ririn Prakarsa Mulai Distribusikan 20 Tangki Air Bersih untuk Warga Pangkep

REPLIKNEWS,PANGKEP - Sebagai bentuk respons cepat (quick response) atas aspirasi warga saat kegiatan reses, Anggota DPRD Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Ririn Prakarsa, menyalurkan bantuan 20 tangki air bersih untuk warga di Desa Bulu Cindea, Kecamatan Bungoro, Pangkep.

Penyaluran bantuan air bersih ini mulai didistribusikan pada Jumat (23/10/2026) secara bertahap dan ditargetkan rampung sepenuhnya pada akhir Oktober.

Kedatangan armada tangki air bersih disambut sukacita oleh warga setempat. Masyarakat tampak berbondong-bondong membawa jeriken, ember, hingga drum untuk menampung pasokan air yang kian sulit didapatkan akibat kemarau panjang.

Salah seorang warga Desa Bulu Cindea, Rampe, mengaku sangat terbantu dengan adanya aksi nyata dari legislator Partai Gerindra tersebut. Pasalnya, krisis air bersih membuat warga berhari-hari kesulitan memenuhi kebutuhan dasar seperti memasak, minum, dan mencuci.

“Kami sangat berterima kasih kepada Ibu Ririn Prakarsa. Pasokan air bersih ini sangat membantu kami di tengah kondisi kemarau dan kekeringan yang bikin air semakin sulit didapat,” ungkap Rampe di lokasi pembagian air.

Sementara itu, Anggota DPRD Pangkep Ririn Prakarsa menegaskan bahwa penyaluran air bersih ini merupakan langkah darurat jangka pendek yang langsung direalisasikan usai melihat kondisi riil masyarakat pesisir Bungoro.

“Kondisi kekeringan di wilayah pesisir seperti Desa Bulu Cindea ini butuh penanganan cepat. Air bersih adalah kebutuhan primer. Kami langsung bergerak menyalurkan 20 tangki air bersih secara bertahap hingga akhir bulan ini untuk meringankan beban warga,” tegas Ririn.

Legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) II Pangkep ini berharap distribusi air dapat menjangkau seluruh titik permukiman terdampak secara merata, sembari terus mengawal solusi jangka panjang penanganan krisis air di tingkat legislatif.

Penulis : Wahyu

Editor : Redaksi