REPLIKNEWS, TANA TORAJA - Albertus, warga suaya, Lembang Kaero, Kecamatan Sangalla, Tana Toraja mengeluh, sebab, tak kunjung dipasangkan meteran listrik, meski sudah melunasi biaya pasangan.
Albertus mengatakan biaya pemasangan telah ia lunasi 3 bulan lalu, namun hingga hari ini belum juga dipasangkan meteran listrik dirumahnya.
"Pertama saya bayar Rp 150 ribu uang pendaftaran, terus dia bilang nanti kami kerumahnya", kata Albertus kepada REPLIKNEWS, Minggu 26 Januari lalu.
Setelah itu, kata Albertus, Ia didatangi instalatir atas nama Darman di rumahnya melakukan survei pada tanggal 18 Januari 2023 lalu. Saat itu, ia langsung membayar biaya pemasangan meteran bersama lampu.
"Saya ditanya waktu itu, bagaimana dengan lampunya, terus saya bilang sekalian saja pak kalau bisa. Dia bilang 1,9 juta semua, jadi saya bayar langsung Pak sama lampu", ujarnya.
Bahkan ia dijanji aka segera dipasangkan meteran listriknya, paling lambat dua minggu kedepan setelah ia didatangi.
"Dia bilang sudah bisa mi itu menyala paling lama dua minggu. Saya sampaikan saat itu secepatnya pak apalagi ini ada anak kecil", bebernya.
Albetus juga mengatakan, ia tidak diberikan kwitansi pembayaran saat itu. Ia pun mengaku kecewa lantaran sampai hari ini belum juga dipasangkan meteran listrik yang sudah ia lunasi.
Terpaksa ia menggunakan lilin dan senter sebagi penerang bersama keluarga dan merawat anak bayinya yang masih berumur 4 bulan di malam hari.
"Saya ketemu waktu hari selasa (21 Maret 2023) dia bilang saya mau ke Kayuosing dulu memasang (meteran listrik). Ini sudah mau satu minggu tapi tidak datang", terangnya.
"Saya telfon-telfon (Pak Darman) tidak mau di angkat bahkan telfon saya dirijek", pungkasnya.
Sementara, Darman saat dikonfirmasi REPLIKNEWS, Selasa (28/3/2022) mengatakan, keterlambatan tersebut disebkan antrian kabel.
"Tunggu antrian kabel pak, Baru ada kabel masuk, jadi menunggu antrian dari kantor", kata Darman.
Ia juga menyebut, pekerjaan itu merupan pekerjaan pribadi bukan perusahaan.
"Saya sudah bicara kemarin sama pak Albertus, saya janji bulan 4 (2023) dipasangkan, karena antrian dari kantor, sedangkan dari bulan 12 (2022) adapi belum terpasang", cetusnya.
Penulis : Iga
Editor : Redaksi






