Home Daerah Tak Ditemui Bupati Hingga Malam, Aliansi Pemuda Simbuang Mappak Sebut Bupati Tana Toraja "Pengecut"

Tak Ditemui Bupati Hingga Malam, Aliansi Pemuda Simbuang Mappak Sebut Bupati Tana Toraja "Pengecut"

Aliansi Pemuda Simbuang Mappak

REPLIKNEWS, TANA TORAJA - Massa aksi demonstran yang melakukan aksi Seruan Rakyat "Menagih Janji Bupati dan DPRD Tana Toraja" dalam Pengerjaan Poros Simbuang-Mappak yang bertahan hingga pukul 18:00 didepan Rumah Jabatan namun tidak ditemui oleh Bupati Tana Toraja menuai kekecewaan, Senin (29/5/2023).

Sebelumnya massa aksi pemuda dari Kecamatan Simbuang dan Mappak melakukan aksi demo dikantor Daerah namun mereka tak mendapati orang nomor satu di Tana Toraja itu berada di Kantornya, sehingga memutuskan untuk mendatangi Rumah Jabatan.

Usai menggelar unjuk rasa di kantor Daerah, massa aksi langsung menuju rumah jabatan Bupati dengan niat ingin bertemu dengan pak Bupati selaku pengambil kebijakan tertinggi di Kabupaten Tana Toraja dan menyampaikan langsung apa yang menjadi aspirasi mereka.

"Tadi kami sudah diarahkan untuk bertemu dengan pak Wakil Bupati, namun kami menolak. Karena kami tau kalau pengambil kebijakan tertinggi di Tana Toraja adalah pak Bupati, bapak Theofilus Allorerung makanya kami datang di Rujab untuk bertemu dengan beliau", jelas Yoris Ketua Umum IPPEMSI Makassar kepada REPLIKNEWS.

Namun hingga malam, massa aksi yang tetap bertahan didepan Rujab tak kunjung ditemui oleh Theofilus Allorerung selaku Bupati Tana Toraja. Yoris menyayangkan sikap Bupati Theofilus yang enggan bertemu dengan masyarakatnya sendiri, apalagi massa aksi menunggu sampai malam.

"Kami kecewa sebenarnya, karena Pak Bupati sebagai orang tua kami yang kami tunggu dari pagi sampai malam pukul 18.00 namun beliau enggan menemui kami. Tapi yang jelas komitmen rekan-rekan seperjuangan bahwa akan ada aksi susulan sampai kami bisa bertemu dengan Bupati Tana Toraja", ucap Yoris.

"Mungkin Pak Bupati malu bertemu dengan kami, karena beliau tidak bisa menepati janjinya. Dan kami anggap Bupati Tana Toraja Bapak Theofilus Allorerung itu pengecut, Bupati itu penghianat, Bupati itu Pembohong karena sudah membohongi masyarakatnya sendiri", pungkas Yoris Bamba.

Diketahui massa aksi pemuda Simbuang Mappak datang menuntut janji Bupati yang sebelumnya pernah diucapkan bahwa akan menggelontorkan dana sebesar Rp.3.000.000.000 (Tiga Miliar Rupiah) untuk pembangunan jalan infrastruktur di Kecamatan Simbuang dan Mappak, namun nyatanya Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang hanya menganggarkan Rp. 1.000.000.000 (Satu Miliar Rupiah).

"Kami sudah anggarkan 1 Miliar untuk tahun ini, dan sisanya (2Miliar) akan kami anggarkan di perubahan nanti", tutur Kepala Dinas PUTR Tana Tiraja Yakob Tipa dihadapan massa aksi.


Penulis  : Martinus Rettang
Editor    : Iga