Home Daerah Proses Tender Lelet, Komisi III DPRD Sentil Pemda Tana Toraja

Proses Tender Lelet, Komisi III DPRD Sentil Pemda Tana Toraja

Komisi III DPRD Tana Toraja desak Pemerintah Daerah Percepat Proses Tender

REPLIKNEWS, TANA TORAJA - Komisi III DPRD Tana Toraja desak Pemerintah Daerah (Pemda) percepat proses tender proyek, guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya kemoloran. Berkaca dari proyek-proyek sebelumnya yang pengerjaannya banyak yang molor dari target.

"Seharusnya, secepatnya pelelangan itu sudah masuk sejak bulan Maret. Tapi menjelang akhir Mei ini belum ada pelelangan satupun. Padahal dinas PUTR sudah tiga (3) kali kami panggil di Komisi III tapi mereka selalu janji untuk secepatnya menyelesaikan dokumen, tapi sampai sekarang belum juga", heran ketua komisi III DPRD Kendek Rante, saat dikonfirmasi REPLIKNEWS, Jumat (19/5/2023).

Hal itu penting menjadi perhatian, agar berbagai proses pelelangan tender proyek pembangunan di Tana Toraja bisa segera rampung. Terutama untuk proyek-proyek jangan sampai nanti malah terhambat akibat cuaca, terlebih saat musim hujan.

Memang Pemda perlu ingatkan kepada OPD terkait yang memiliki banyak kegiatan agar segera merampungkan dan menyerahkan dokumennya kepada ULP untuk ditenderkan. Mencegah penyerapan anggaran tidak maksimal juga mencegah adanya keterlambatan pekerjaan seperti tahun kemarin.

"Jadi saya selaku Ketua Komisi III mendesak Pemda agar mendorong  Dinas PUTR dan Dinas Pendidikan agar segera merampungkan dokumennya. Apalagi bulan Mei ini belum ada action sama sekali yang terlihat dilapangan, tapi dalam waktu dekat kami akan memanggil dinas terkait untuk meminta penjelasan kenapa sampai sekarang belum juga menyerahkan dokumen untuk ditenderkan", terang Kendek Rante.

"Karena kalau memang dokumen-dokumen persyaratan yang diserahkan OPD ke Badan Pengelola Barang dan Jasa ini terlambat. Akan berpengaruh pada proses pelelangan masalahnya", lanjut Kendek Rante.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Yacob Tipa mengakui jika pihaknya memang sudah terlambat dalam menyusun dokumen beberapa kegiatan yang akan ditenderkan. Menurutnya ada beberapa kendala sehingga dokumennya belum rampung hingga saat ini.

"Jadi untuk tender di dinas PUTR itu kita sesuaikan dengan harga satuan karena jangan sampai harga satuan itu beda saru dengan yang lain termasuk ada beberapa perencanaan tahun kemarin yang kita review sehingga kita agak molor waktunya untuk menyerahkan dokumen ke ULP. Mungkin dalam waktu dekat ini kita akan dorong dokumennya ke ULP", terang Kadis PUTR Yakob Tipa.

"Makanya saya katakan dalam waktu dekat, saya tidak katakan besok atau lusa, tapi dalam waktu dekat", katanya.

"Memang kami sadari kalau kami masih undur ini kami akan semakin terlambat. Tapi pada prinsipnya kami tetap berharap untuk bagaimana meminimalisir waktu sehingga kami bisa angkat ke ULP dalam waktu dekat ini. Contohnya Dana Alokasi Khusus (DAK) pengawasannya sudah kami angkat jadi otomatis fisiknya akan menyusul segera", tutur Yakob Tipa.

Sementara itu, dari keterangan kepala Unit Layanan Pengadaan (ULP) Tana Toraja saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa dokumen dari Dinas PUTR untuk ditenderkan baru 5 paket yang diserahkan.

"Kami pasti Update kalau sudah ada OPD yang meyerahkan dokumennya. Tapi sampai saat ini baru dari Dinas PUTR 5 paket dan 1 paket dari RSUD Lakipadada yang dokumennya sudah ada di ULP untuk ditenderkan", jelas Kepala ULP Candra, Kamis (19/5/2023).

Penulis  : Martinus Rettang
Editor    : Iga