REPLIKNEWS, TANA TORAJA - Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Tana Toraja turut berduka atas meninggalnya warga Toraja di Morowali.
Kasus pembuhan yang menimpah gadis cantik asal Tana Toraja, Almh. Agnes Retni Anggarini terjadi pada sabtu, 15 Mei malam.
Diketahui, kematian Agnes yang bekerja di morowali sebagai admin pada sebuah perusahaan diduga disiksa sebelum dibunuh.
Usai mendapat sorotan dari berbagai pihak, Kombongan Sang Torayan yang ada di Morowali langsung mendatangi Polres setempat dan menuntut agar pelaku segera ditangkap.
Tak berujung lama, usaha Polres Morowali usai melakukan penyelidikan pihaknya bisa mengetahui pelaku dan langsung mengamankan.
Usaha dari kerukunan Sang Torayan dan Polres setempat yang dengan sigap langsung menangkap pelaku mendapatkan apresiasi dari GMNI Tana Toraja.
Krisdianto selaku Wakil Ketua Bidang Agitasi dan Propaganda GMNI Tana Toraja mengatakan GMNI Tana Toraja memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Kombongan Sang Torayan yang ada di Morowali yang telah berupayah mengawal kasus pembunuhan Almh. Agnes sampai pelaku dapat di temukan dan juga kepada pihak Kepolisian yang begitu cepat mengungkap siapa dalang dibalik pembunuhan tersebut.
"Kami dari GMNI Tana Toraja sangat mengapresiasi atas kepedulian Kombongan Sang Torayan yang ada di Morowali yang sungguh besar dalam mengawal kasus pembunuhan Almh. Agnes", ujarnya.
"Kami ucapkan terimakasih kepada pihak Kepolisian yang telah bekerja dengan cepat sehingga dalang dibalik pembunuhan ini bisa cepat diketahui dan kami berharap pelaku dapat dihukum sesuai hukum yang berlaku di Indonesia", pungkas Krisdianto.
Penulis : Matinus Rettang
Editot : Iga






