Home Daerah Komisi II DPRD Pangkep Bahas Persoalan Listrik, LPG 3 Kg dan BBM

Komisi II DPRD Pangkep Bahas Persoalan Listrik, LPG 3 Kg dan BBM

REPLIKNEWS, PANGKEP — Komisi II DPRD Kabupaten Pangkep menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama pihak PLN ULP Pangkep dan Dinas Koperasi, Perdagangan dan UKM (DiskopdagUKM) Kabupaten Pangkep, Jumat, 18 September 2026.

RDP yang berlangsung di Ruang Sidang B DPRD Kabupaten Pangkep tersebut membahas sejumlah persoalan yang berkaitan dengan kebutuhan energi masyarakat, khususnya kondisi kelistrikan, ketersediaan LPG 3 kilogram, serta distribusi bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Pangkep.

Dalam pembahasan terkait kelistrikan, pihak PLN ULP Pangkep menyampaikan bahwa pemadaman listrik yang terjadi di sejumlah wilayah dipengaruhi kondisi defisit daya akibat adanya kendala operasional pada sejumlah pembangkit.

PLN menyatakan tengah melakukan percepatan pemeliharaan jaringan dan pembangkit sebagai bagian dari upaya pemulihan sistem kelistrikan.

Ketua Komisi II DPRD Pangkep, Lutfi Hanafi, meminta pihak PLN mempercepat langkah penanganan agar kondisi kelistrikan dapat segera kembali normal.

Menurutnya, keberlangsungan pasokan listrik memiliki dampak langsung terhadap aktivitas masyarakat maupun kegiatan ekonomi di daerah.

“Kami berharap proses perbaikan dapat dipercepat sehingga pelayanan kelistrikan kepada masyarakat dapat kembali berjalan secara optimal,” ujar Lutfi.

Selain persoalan kelistrikan, RDP juga membahas ketersediaan LPG 3 kilogram yang sempat dikeluhkan masyarakat.

Kepala DiskopdagUKM Pangkep, Asykur Abubakar, memastikan tidak terdapat pengurangan kuota LPG 3 kilogram untuk Kabupaten Pangkep.

Kondisi yang terjadi di lapangan, menurutnya, antara lain dipengaruhi meningkatnya pembelian masyarakat secara bersamaan atau panic buying. Selain itu, terdapat dugaan adanya LPG dari Pangkep yang dibawa keluar daerah sehingga turut memengaruhi ketersediaan di tingkat masyarakat.

Sementara itu, terkait ketersediaan BBM, Pemerintah Kabupaten Pangkep menyampaikan bahwa stok BBM masih dalam kondisi aman.

Pengawasan terhadap distribusi BBM juga dilakukan pada tujuh SPBU yang berada di wilayah Kabupaten Pangkep guna memastikan penyaluran berjalan sesuai ketentuan dan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

Melalui RDP tersebut, Komisi II DPRD Pangkep mendorong seluruh pihak terkait untuk meningkatkan koordinasi dan mempercepat langkah penanganan terhadap berbagai persoalan kebutuhan energi masyarakat.

DPRD juga menekankan pentingnya memastikan ketersediaan listrik, LPG 3 kilogram, dan BBM tetap terjaga agar tidak menghambat aktivitas masyarakat serta roda perekonomian di Kabupaten Pangkep.

Penulis           : Wahyu
Editor             : Redaksi