REPLIKNEWS, TANA TORAJA - Kepala Kejaksaan Negeri Tana Toraja, Erianto Laso' Paundanan berikan materi pembekalan "Hukum sebagai Kontrol Sosial" kepada mahasiswa KKN Tematik IAKN Toraja, Sabtu (13/5/2023).
Pembekalan yang dilaksanakan di aula Kampus IAKN Toraja itu dihadiri ratusan mahasiswa yang akan diberangkatkan melaksanakan kuliah kerja nyata di tengah-tengah masyarakat.
Diawal pemaparanya, Erianto Laso' Paundanan menyampaikan, berdasarkan UUD 1945, Negara Indonsia adalah negara hukum. Untuk itu, kehidupan berbangsa dan bernegara harus berdasarkan hukum.
"Suatu kelompok manusia yang tanpa hukum maka yang berlaku adalah hukum rimba, yang kuat bisa membunuh yang lemah", terang Erianto.
"Sebagai bangsa yang menjunjung tinggi hukum maka kita semua dituntut untuk menaati hukum baik hukum tertulis maupun tidak tertulis", sambungya.
Erianto menyampaikan, tujuan hukum meliputi, keadilan, kepastian hukum, kemamfaatan hukum.
"Hukum mengatur yang boleh dilakukan maupun yang tidak boleh dilakukan, seperti yang dirangkum dalam hukum pidana dan hukum perdata", ujarnya.
Kejari dalam kesempatan itu menenkan tentang hukum pidana, salah satunya pidana korupsi.
Menurutnya, masalah korupsi membuat rakyat sengsara, pembangunan terhambat, dan terjadi kesenjangan ekonomi.
Singkatnya kata dia, terdapat ketidakadilan dalam berbangsa bernegara.
"Generasi mudah sebagai generasi penerus bangsa harus mengatakan tidak terhadap korupsi, dan sekaligus agen pemberantas korupsi dalam masyarakat", tegasnya.
Selain itu, kajari juga menenkan kepada mahasiswa agar menjadi pelopor dalam mencegah dan menjauhi kejahatan Narkotika, UU Perlindungan anak, UU IT dan lainya.
"Banyak generasi mudah yang cerdas tetapi terpaksa, berhenti ditengah jalan karena tersandung masalah pidana. Saya mengajak kita semua untuk menjauhi segalah bentuk tindak pidana", papar Kajari.
Kajari berpesan, mahasiswa mampu memiliki karakter yang baik, kompotensi yang mumpuni, serta memiliki wawasan yang luas.
"Untuk membangun Toraja dan Bangsa ini kedepan, dibutuhkan generasi yang berkarater, memiliki kompotensi, dan wawasan luas", pesannya.
Penulis : Martinus Rettang
Editor : Iga






