Home Daerah Cegah Stunting, Posyandu Milenial di Kelurahan Bonto Perak Lakukan Pemeriksaan Kesehatan

Cegah Stunting, Posyandu Milenial di Kelurahan Bonto Perak Lakukan Pemeriksaan Kesehatan

REPLIKNEWS, PANGKEP - Puskesmas Bonto Perak, bersama Kader Posyandu Milenial Kelurahan Bonto Perak menyelenggarakan Posyandu Milenial di MTSS DDI Baru-Baru Tanga, Kecamatan Pangkajenne Senin (19/6/2023). Posyandu milenial ini dibentuk untuk meningkatkan peran serta masyarakat dalam penanganan stunting. 

"Angka stunting di Kabupaten Pangkep semakin tinggi. Khususnya di Kelurahan Bonto Perak,  ada 38 anak yang mengalami stunting", jelas Pengelola Posyandu Milenial, Rahmawati.

"Kegiatan ini lebih berfokus pada remaja putri dalam rangka mempersiapkan remaja putri yang akan menjadi calon ibu dikemudian hari agar tidak mengalami anemia dan tidak berisiko melahirkan anak yang stunting", sambungnya. 

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Mahasiswa Praktik Belajar Lapangan (PBL 3) Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin (Unhas). 

"Kegiatan ini sangat berguna untuk mencegah stunting sedini mungkin dan patut dijadikan contoh bagi wilayah di luar Kabupaten Pangkep agar bisa mengadakan kegiatan bermanfaat seperti ini juga" ucap Devi Amalia, Mahasiswa FKM Unhas. 

Fokus utama dari kegiatan ini adalah deteksi dini anemia pada remaja dengan empat rengkaian pemeriksaan. Alat pemeriksaan juga disiapkan oleh pihak Puskesmas Bonto Perak guna mendukung terlaksananya program Posyandu Milenial. 

"Iya, ada empat pemeriksaan yakni pengukuran Berat Badan (BB), Tinggi Badan (TB), Lingkar Lengan Atas (LILA), dan pemeriksaan Hemoglobin (Hb)", ucap Husnul Fahmi, Kader Posyandu Milenial. 

Jumlah siswa/i MTSS DDI Baru-Baru Tanga yang mengikuti kegiatan Posyandu Milenial sebanyak 28 dan didominasi oleh remaja putri. Siswa/i terlebih dahulu mengukur Tinggi Badan(TB), kemudian dilanjutkan mengukur Berat Badan (BB) , lalu mengukur Lingkar Lengan Atas (LILA) dan terakhir pemeriksaan kadar Hemoglobin (Hb). 

"Hari ini kita melakukan pemeriksaan kadar Hemoglobin siswa/i. Apabila terbukti anemia, dapat diintervensi secepatnya dengan pemberian tablet tambah darah", jelas kembali Rahmawati.

Para siswa/i MTSS DDI Baru-Baru Tanga sangat tertib dan antusias dalam mengikuti kegiatan Posyandu Milenial. Namun, karena waktu, alat untuk mengukur kadar Hb dan tenaga laboratorium sangat terbatas sehingga tidak semua siswa/i melakukan pemeriksaan Hemoglobin (Hb).

Editor   : Redaksi