REPLIKNEWS, TANA TORAJA - Bupati Tana Toraja, Zadrak Tombeg secara resmi membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Pedoman Pengelolaan Risiko di lingkungan Pemerintah Daerah yang digelar di Tammuan Mali, Rabu (26/11/2025).
Kegiatan ini diikuti para pejabat dan perwakilan perangkat daerah, serta dihadiri Sekretaris Daerah, Rudhy Andi Lolo, dan Inspektur Kabupaten, Ir. Sinija Somalinggi.
Dalam sambutannya, Bupati Zadrak menegaskan bahwa pengelolaan risiko merupakan unsur penting dalam memperkuat tata kelola pemerintahan.
Ia menolak anggapan bahwa manajemen risiko hanya sebatas memenuhi persyaratan administrasi.
"Pengelolaan risiko bukan sekadar tumpukan dokumen. Ini adalah proses membangun pola pikir kerja yang sehat, transparan, dan berintegritas. Kecerdasan saja tidak cukup; integritas adalah fondasi utama birokrasi," tegas Bupati Zadrak.
Ia menjelaskan bahwa seluruh urusan pemerintahan saling terhubung dan membutuhkan tata kelola yang solid untuk mendukung tujuan nasional, termasuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat serta visi Indonesia Emas 2045.
Bupati juga menyoroti tiga aspek penting yang wajib diperhatikan dalam penerapan manajemen risiko di lingkungan Pemkab Tana Toraja.
Pertama, pemimpin menjadi teladan, sebab setiap ASN adalah pemimpin yang memikul tanggung jawab atas pengelolaan keuangan, barang, dan jasa.
Kedua, peningkatan kompetensi dan tata kelola, agar sumber daya manusia di perangkat daerah mampu menerapkan manajemen risiko secara efektif.
Kemudian ketiga, pengambilan keputusan yang tepat, berdasarkan pertimbangan risiko yang terukur serta berpedoman pada regulasi.
Ia berharap pelaksanaan Bimtek ini tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi diikuti dengan implementasi nyata di seluruh OPD.
"Saya ingin manajemen risiko diterapkan secara konsisten dan berkelanjutan. Jika tata kelola kita semakin kuat, pelayanan publik pasti ikut meningkat," ujarnya.
Melalui Bimtek ini, Pemkab Tana Toraja menargetkan terciptanya budaya kerja yang lebih profesional, terstruktur, dan mampu menjawab berbagai tantangan tata kelola ke depan. (*)
Editor : Redaksi





